18 April 2012

10 Tips Mencegah Kerontokan Rambut

Rambut adalah mahkota Anda. Tidak seorang pun merasa senang ketika rambutnya rontok. Sebagian kerontokan bersifat alami, karena proses penuaan terkait gen yang membuat sebagian rambut menghilang secara “terprogram”. Sebagian kerontokan lainnya tidak alami, karena perawatan rambut yang tidak tepat.  Sepuluh tips berikut dapat mencegah kerontokan rambut yang tidak alami:
  1. Menyisir dan menyikat rambut. Menyisir dan menyikat rambut Anda setiap hari tidak hanya merapikan dan membersihkan rambut, tetapi juga meningkatkan suplai darah sehingga mengaktifkan aktivitas sel-sel kulit kepala. Gunakan sisir dengan gigi berspasi lebar dan sikat berbulu halus.
  2. Gunakan sampo yang tepat. Pilih sampo untuk rambut kering, normal, berminyak, berketombe, dll, sesuai kondisi rambut Anda. Cuci rambut Anda setidaknya dua kali seminggu. Selalu berkeramas dengan sampo setelah berenang di laut atau kolam renang untuk menyingkirkan garam dan klorin yang dapat merusak folikel rambut. Pastikan Anda selalu membilas rambut sampai bersih setelah selesai berkeramas.
  3. Gunakan kondisioner. Penggunaan kondisioner setelah keramas mengurangi upaya yang dibutuhkan untuk menyisir rambut dan membuatnya lebih mudah diatur. Penggunaan kondisioner terutama sangat dibutuhkan bila rambut Anda kering.
  4. Keringkan rambut basah dan jangan terlalu keras menggosok rambut dengan handuk. Saat rambut basah, strukturnya lebih rapuh sehingga harus dihindari menyisir atau menyikat terlalu kuat.
  5. Variasikan gaya rambut. Jika memakai gaya rambut yang memerlukan tarikan pada rambut sebaiknya diselingi gaya rambut lebih longgar untuk menghindari tarikan konstan yang menyebabkan ketegangan folikel sehingga rambut rontok.
  6. Jaga kecukupan protein. Karena rambut terdiri dari protein (keratin), penting sekali bagi Anda untuk mengikuti diet cukup protein untuk mempertahankan produksi rambut. Protein ditemukan pada daging, ikan, unggas, telur, susu, keju, sereal, kedelai dan kacang-kacangan.
  7. Jangan terobsesi dengan masalah rambut. Jangan menyentuh atau menarik rambut terus-menerus.
  8. Seimbangkan dan stabilkan kondisi emosi Anda. Stres dapat memicu kerontokan rambut.
  9. Jangan memakai wig. Penggunaan wig harus dihindari karena membuat kulit kepala Anda tidak dapat bernapas dengan baik dan mencekik lemas folikel Anda. Jilbab, helm, atau topi tidak merusak rambut Anda seperti wig, asalkan berhati-hati saat mengenakan dan melepaskannya.
  10. Hindari sengatan matahari ke kulit kepala- dan tubuh. Kita semua tahu mengapa sengatan matahari bisa berdampak serius bagi kesehatan secara keseluruhan. Sengatan matahari ke kulit kepala juga dapat menyebabkan folikel tidak mampu mempertahankan rambut karena luka bakar.

9 Mitos Kesehatan yang Mungkin Telah Menyesatkan Anda

Kita banyak mendengar informasi kesehatan yang beredar dari mulut ke mulut di masyarakat. Kita menganggapnya sebagai kebenaran karena hampir semua orang memercayainya. Padahal, sebagian adalah mitos yang tidak didukung kebenaran ilmiah. Berikut adalah sembilan di antaranya.

 

1. Membaca dalam gelap merusak mata Anda

Pernahkah Anda dinasihati agar tidak membaca dalam gelap karena dapat merusak mata? Membaca dalam kegelapan hanya akan melelahkan mata tetapi tidak merusak mata kita.

2. Jantung ada di sebelah kiri dada

Hampir setiap orang bila ditanya di mana letak jantung maka akan memegangi dada sebelah kiri. Ini adalah pemahaman yang salah. Jantung terletak hampir di tengah-tengah dada kita, tersimpan aman di belakang rongga dada.

3. Stress dapat membuat rambut beruban dalam semalam

Bukti memang menunjukkan bahwa stres dapat mempercepat rambut beruban. Seseorang yang mengalami ketegangan dan kesedihan dalam waktu lama dapat lebih cepat memiliki rambut beruban. Namun, prosesnya tidak dalam satu malam. Proses perubahan warna rambut menjadi abu-abu terjadi secara bertahap. Pola perubahan warna biasanya bersifat genetik, ada rambut yang tetap hitam ada juga yang berubah abu-abu.

4. Cara terbaik menjadi langsing adalah makan sesedikit mungkin.

Jika Anda makan sangat sedikit, berat badan Anda akan turun cepat, yang tampaknya sangat efektif. Tapi dalam jangka panjang hal itu buruk bagi kesehatan maupun berat badan Anda. Jika Anda makan terlalu sedikit, Anda akan kekurangan vitamin dan mineral sehingga lemah dan lelah. Tubuh Anda akan kekurangan energi yang diperlukan dan akan mencari sumber energi alternatif dengan membakar lemak otot. Metabolisme tubuh juga melambat, karena massa otot berkurang membuat pembakaran lebih lambat. Tubuh Anda menjadi sangat efisien. Bila Anda kemudian putus diet dan makan lebih banyak (mayoritas orang melakukannya), maka kombinasi efisiensi dan asupan kalori berlebih akan membuat berat badan Anda cepat naik kembali. Seringkali berat Anda lebih dari sebelumnya. Ini sering disebut efek loyo. Cara terbaik menjadi langsing adalah dengan program bertahap yang mengkombinasikan penurunan asupan kalori dan peningkatan pembakarannya.

5. Cara terbaik mengatasi cegukan adalah meminum air

Secara medis, tidak ada bukti efektivitas meminum air atau menahan nafas dalam mengatasi cegukan. Sebaliknya, menurut rekomendasi lama dari New England Journal of Medicine (1971), menelan sesendok butiran gula pasir justru lebih efektif. Menurut studi itu, taktik ini berhasil menghentikan cegukan pada 19 dari 20 pasien.

6. Kedinginan membuat Anda rentan terkena flu

Sebuah penelitian pernah dilakukan di Common Cold Research Unit, Salisbury, Inggris, di mana sekelompok relawan diinokulasi dengan virus selesma yang didekatkan ke hidung mereka. Setengah kelompok ditempatkan di ruangan yang hangat sedangkan sisanya mandi dan basah kuyup selama setengah jam, kemudian berpakaian tapi memakai kaus kaki basah selama beberapa jam lagi. Kelompok basah tidak terkena flu lebih banyak daripada kelompok kering. Kesimpulan: kedinginan tidak memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

7. Susu hangat membuat anak mudah tertidur

Susu mengandung sedikit tryptophan, sejenis asam amino yang berefek memudahkan tidur. Namun, Anda perlu bergalon-galon susu untuk merasakan efeknya. Bila Anda mendapati anak Anda jadi mudah tertidur setelah minum susu, sebenarnya rutinitasnyalah yang membantu anak menjadi tenang.

8. Kita hanya menggunakan 10 persen otak kita.

Sejumlah studi pencitraan otak telah menunjukkan bahwa tidak ada satu wilayah pun di otak yang benar-benar diam atau tidak aktif.  Pencitraan otak secara rinci telah gagal mengidentifikasi 90 persen isi otak yang “tidak termanfaatkan”. Mitos bahwa otak kita baru sebagian kecil saja yang dimanfaatkan mungkin berasal dari para penjual yang mencoba menawarkan “inovasi baru” dalam meningkatkan kemampuan otak.

9. Mencukur membuat rambut tumbuh kembali lebih cepat dan kasar.

Waxing, mencukur atau mencabut rambut tidak akan mengubah tekstur atau kecepatan pertumbuhannya. Rambut yang baru tumbuh kembali memang tumpul, tapi lama-kelamaan akan tampak persis seperti rambut Anda sebelumnya.

7 Tips Menjaga Kesehatan Mata

Tahukah Anda bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 180 juta orang di dunia yang memiliki gangguan penglihatan, dan sekitar 40-45 juta di antaranya buta? Setidaknya 7 juta orang di dunia menjadi buta setiap tahun. Tragisnya, sebanyak 80% kasus kebutaan dan kehilangan penglihatan yang serius sebenarnya bisa dihindari.
Oleh karena itu, jangan anggap enteng kesehatan mata Anda. Lindungilah mata dan penglihatan Anda dengan tujuh tips berikut:

1. Berhenti merokok

Anda pasti sudah tahu bahwa merokok merugikan kesehatan. Namun, mungkin Anda belum tahu bahwa ada kaitan langsung antara merokok dan masalah mata. Jika Anda perokok, Anda berpeluang mengembangkan sejumlah penyakit mata seperti katarak, degenerasi makula, sindrom mata kering dan kerusakan saraf optik. Jika Anda sudah mencoba untuk berhenti merokok sebelumnya dan gagal, cobalah lagi. Studi menunjukkan bahwa semakin banyak Anda mencoba untuk berhenti merokok, semakin besar peluang keberhasilan Anda.

2. Kendalikan tekanan darah dan gula darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak diobati dapat memengaruhi penglihatan dan bahkan menyebabkan retinopati hipertensif, yaitu kerusakan retina karena tekanan darah yang terlalu kuat. Retina adalah lapisan jaringan di bagian belakang mata. Kerusakan retina menyebabkan penglihatan terganggu.
Diabetes adalah salah satu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa. Glukosa darah yang tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan retinopati diabetik dan komplikasi mata lain seperti glaukoma dan katarak. Bila Anda memiliki diabetes, sangat dianjurkan bagi Anda untuk makan makanan yang sehat, memeriksa gula darah secara berkala dan meminum obat atau mengambil suntikan insulin sesuai instruksi dokter.

3. Dapatkan nutrisi terbaik untuk mata

Lindungi mata Anda dengan makanan di piring Anda. Makanlah makanan yang kaya akan antioksidan. Antioksidan dapat melindungi dan memperbaiki sel-sel mata dan sel-sel tubuh secara keseluruhan dari kerusakan oleh radikal bebas. Buah dan sayuran berwarna-warni cenderung kaya akan antioksidan.
Selain antioksidan, vitamin A secara khusus sangat diperlukan untuk pemeliharaan kesehatan mata. Vitamin A mendukung produksi rhodopsin yang merupakan pigmen mata yang sangat sensitif terhadap cahaya dan digunakan untuk melihat dalam kondisi pencahayaan yang buruk. Kekurangan vitamin A akan menyebabkan penyakit yang disebut rabun senja (jawa: kotok ayam) di mana seseorang tidak bisa melihat di cahaya remang-remang. Wortel adalah sumber utama pro-vitamin A.

4. Lindungi mata dari sinar matahari

Paparan sinar matahari terus-menerus dapat menyebabkan katarak dan degenerasi makula. Hal ini karena sinar ultraviolet (UV) dari matahari menembus retina sehingga menyebabkan kerusakan mata. Untuk mencegah sinar UV yang berbahaya, pakailah kaca mata hitam yang dirancang khusus untuk melindungi mata jika Anda berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Kacamata tersebut umumnya memberikan perlindungan UV hingga 99% atau 100%.

5. Gunakan pelindung mata

Jika Anda bekerja dengan bahan berbahaya, pakailah kacamata pelindung yang dapat melindungi mata Anda dari cedera, kerusakan, dan kebutaan. Kenakan kacamata atau helm berkaca ketika Anda mengendarai sepeda motor. Olahraga tertentu seperti tenis, hoki dan berenang juga dapat berisiko mencederai atau merusak mata. Pakailah pelindung mata seperti helm dan kacamata olahraga untuk melindungi Anda.

6. Lakukan kebiasaan yang baik untuk mata

Meskipun masalah mata umumnya berhubungan dengan kerusakan atau penuaan, masalah mata juga dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk. Berfokus pada jarak yang tetap dalam waktu lama, seperti menatap layar komputer atau membaca selama berjam-jam, adalah salah satunya. Otot-otot mata Anda akan terkunci pada posisi yang tetap sehingga kehilangan fleksibilitas, benda-benda yang sangat dekat atau sangat jauh menjadi terlihat kabur. Ambillah jeda istirahat dan alihkan pandangan Anda pada benda-benda yang jauh untuk membantu mencegah masalah ini. Latihan mata secara teratur juga dapat membantu memulihkan dan mencegah masalah penglihatan di masa depan. Contoh latihan mata ini adalah berselang-seling berfokus pada objek yang jauh dan dekat, serta berfokus pada objek yang sama dengan sudut berbeda-beda.

7. Kunjungi dokter mata Anda.

Kunjungilah dokter mata untuk memantau kesehatan mata Anda sebelum masalahnya timbul. Kunjungan ke dokter mata untuk pemeriksaan rutin bisa dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali, lebih sering jika Anda memakai kacamata atau lensa kontak. Segeralah mengunjungi dokter mata jika Anda mengalami infeksi mata atau gejala seperti penglihatan berkurang, penglihatan kabur, mata nyeri/kemerahan dan gatal-gatal di sekitar mata atau kelopak mata karena infeksi atau penyakit mata kronis yang dapat mengakibatkan kerusakan permanen atau kebutaan.

Sumber; Majalah Kesehatan

16 April 2012

Malu Karena Terlalu Berkeringat? Cobalah 7 Langkah Ini

img

Semua orang akan mengeluarkan keringat setiap hari sebagai proses sekresi tubuh. Tetapi beberapa orang kadang mempunyai masalah dengan terlalu banyak berkeringat, entah itu akibat cuaca yang panas atau saraf yang gugup ketika berbicara di depan umum.

"Keringat merupakan mekanisme pendinginan alami tubuh. Keringat disekresikan oleh 2,6 juta kelenjar keringat yang sangat penting sebagai indikator kesehatan yang baik. Ini membantu Anda mempertahankan suhu tubuh Anda di lingkungan yang hangat," jelas Kenneth Beer, MD, asisten profesor dermatologi di University of Miami.

Akan tetapi produksi keringat yang berlebihan pada sebagian orang hingga badan basah kuyup oleh keringat akan menyebabkan bau yang membuat Anda malu dan dapat merusak pakaian Anda.

Berikut adalah 10 langkah untuk mencegah keringat berlebih dan badan tetap kering seperti dikutip dari lifescript, Senin (16/4/2012) antara lain:

1. Ganti keringat Anda
Jangan menunggu rasa haus untuk minum. Minumlah banyak air, terutama setelah Anda minum minuman seperti kopi, soda berkafein dan alkohol, atau melakukan aktivitas berat seperti olahraga.

"Dehidrasi sudah terjadi pada saat Anda merasa haus. Jika Anda tidak mengisi cairan tubuh Anda yang keluar bersama keringat, Anda mungkin mendapatkan kram otot, pusing dan kelelahan," kata Lisa Young, RD, Ph.D., penulis The Portion Teller Plan (Broadway) dan dosen nutrisi di New York University.

Semakin banyak Anda berkeringat, semakin banyak air yang Anda butuhkan. Minumlah air putih sebanyak 8 gelas sehari. Anda juga dapat makan makanan yang mengandung air seperti melon.

2. Periksa obat Anda
Obat-obatan tertentu dapat meningkatkan atau mengurangi keringat. Diuretik dan beberapa obat diabetes, seperti insulin Reguler dan Glucotrol, bisa membuat Anda berkeringat. Antihistamin dan antidepresan mungkin dapat mengurangi keringat.

3. Gunakan Deodoran dan Antiperspirant
Tidak seperti tekukan tubuh yang lain, ketiak adalah bagian tubuh yang paling berkeringat dan mengandung protein dan asam lemak. Hal ini menyebabkan warna putih atau kuning yang bisa menodai pakaian. Cobalah menggunakan deodoran untuk mencegah bau keringat pada ketiak dan antiperspirant untuk mencegah produksi keringat berlebih yang menimbulkan noda pada baju Anda.

4. Hati-hati Infeksi Jamur
Badan yang berkeringat merupakan titik-titik tempat berkembang biak yang ideal untuk jamur dan bakteri. Hindari infeksi dengan mengeringkan kulit setelah mandi dan menaburkan bedak yang mengandung bahan antijamur.

Kenakan bra katun agar keringat dapat menguap dan mencegah infeksi di bawah payudara.

5. Basmi Bakteri
Keringat tidak berbau tapi setelah dicampuri bakteri akan memicu bau. Itu karena bakteri tidak berbahaya yang biasanya tinggal pada tubuh mengubah senyawa dalam keringat Anda menjadi bahan kimia berbau.

"Sayangnya, air saja tidak cukup untuk membasmi bakteri. Anda dapat membasmi bakteri dalam keringat dengan mandi secara teratur menggunakan sabun antibakteri," kata Deborah Longwill, MD, dermatolog kosmetik dan profesor di Nova Southeastern University College of Osteopathic Medicine di North Miami Beach, Florida.

6. Kenakan Pakaian yang Dapat Menyerap Keringat
Jika keringat tidak bisa menguap, mungkin dikarenakan pakaian yang Anda kenakan tidak dapat menyerap keringat. Hal ini meningkatkan resiko Anda kelelahan karena panas.

Pakaian yang Anda kenakan mempengaruhi seberapa banyak keringat yang Anda hasilkan. Pakaian yang longgar lebih baik dari pakaian ketat yang tidak memungkinkan udara untuk bersirkulasi. Pilihlah kain pakaian yang terbuat dari serat alami berpori, seperti katun atau linen.

7. Konsultasi Dokter
Kelebihan berkeringat adalah kondisi medis yang disebut hiperhidrosis. Hiperhidrosis dapat diobati dengan obat antiperspirant yang mengandung berbagai persentase dari aluminium klorida, antibiotik topikal, anti-jamur dan suntikan Botox, yang dapat mengganggu saraf-saraf yang menyebabkan keringat berlebih.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda berpikir Anda mengalami hiperhidrosis untuk mendapatkan rekomendasi perawatan medis.

sumber: detikhealth